Selasa, 29 Januari 2013

Merawat Harddisk

Merawat Harddisk

Ibarat ruangan, harddisk memerlukan perawatan. Ia perlu dibersihkan, ditata ulang, disapu, dan aneka perawatan lain semacamnya. Untuk memahami dan menata ruang harddisk dengan benar, Anda tidak perlu menjadi seperti seorang desain interior menata ruang. Yang diperlukan cuma pengenalan-pengenalan sederhana terhadap istilah-istilah yang populer dan penting dalam harddisk. Berikut ini beberapa istilah kunci dan definisi singkatnya.

• Fdisk:

Singkatan dari fixed disk. Suatu aplikasi/perintah yang bekerja di bawah sistem DOS yang berfungsi untuk mempersiapkan harddisk untuk diformat.

• Partisi:

Suatu daerah/area secara fisik (physical sections) pada harddisk. Partisi ini bisa mencakup keseluruhan harddisk maupun sebagian harddisk. Bila Anda membagi harddisk Anda menjadi dua partisi yang sama besar, maka masing-masing partisi akan memiliki ukuran yang sangat mendekati setengah kapasitas harddisk.

• Format:

Pembuatan struktur tersistematis pada harddisk sehingga pelatpelat di dalamnya membentuk pola yang teratur dan siap untuk diisi data.

• Scandisk:

Suatu program untuk mengecek dan memeriksa apakah terjadi kerusakan pada harddisk atau tidak, sekaligus memperbaikinya.

• Defrag:

Penataan ulang file, sektor, track, dan cluster pada harddisk sehingga terkelompok secara teratur berdasarkan logika penataan tertentu.

• Internal buffer:

Suatu sistem ruangan sementara dalam harddisk yang berfungsi menampung data-data yang akan dikirim dari dan ke pelat harddisk.

• IDE/SCSI:

Sistem interface pada harddisk. IDE singkatan dari Integrated Drive Electronics, sedangkan SCSI (dibaca “skasi”) singkatan dari Small Computer System Interface.

• RPM:

Singkatan dari Rotation Per Minute, menyatakan kecepatan putar pelat harddisk setiap menitnya. Semakin besar RPM, semakin cepat waktu pengaksesan data. Makin besar RPM suatu harddisk makin baik.

• Master:

Posisi pengesetan jumper pada harddisk, di mana harddisk pada mode tersebut difungsikan sebagai tempat disimpannya sistem operasi dan aplikasi komputer.

• Slave:

Posisi pengesetan jumper pada harddisk, di mana harddisk pada mode tersebut difungsikan sebagai tempat penyimpanan data saja, dan tidak berfungsi sebagai penyedia sistem operasi dan aplikasi.

sumber:http://cyber-benyo.blogspot.com/2012/02/merawat-harddisk.html

Tips merawat Ram komputer

Tips merawat Ram komputer

Memory atau yang kita kenal RAM adalah salah satu perangkat keras(Hardware yang sangat Fital dalam CPU, maka itu ini salah satu tips dan pengalaman saya tentang menangani memory PC (SDRAM, DDRAM) yang sudah anda anggap mati (asal tidak mengalami kerusakan fisik yang parah ,misalnya terbakar atau hancur/patah), karena biasanya menurut yang saya lihat bila memory sudah di nyatakan mati oleh pemilik PC atau oleh teknisi komputer maka biasanya langsung saja di ganti dengan membeli memory yang baru, padahal masih ada kemungkinan memory tersebut di bikin hidup atau berfungsi lagi.
Berikut ini saya punya tips untuk menangani memory yang sudah di anggap mati tersebut berdasarkan pengalaman udah saya alami  , dengan akurasi dia atas 70 %, jadi misalnya anda memiliki 10 keping memory mati maka ada kemungkinan 7 keping masih bisa di selamatkan…cukup lumayan kan.? kita bisa menghemat uang beberapa ratus ribu utntuk perkepingnya.



langkah pertama yang harus di lakukan
Bersihkan memory tersebut dengan cara menggosok pin-pin memory tersebut dengan kain dengan tujuan membersihkan, boleh juga di beri Tiner sedikit supaya lebih bersih dari debu, dan gesekan dengan kain tersebut juga akan memancing ion-ion pada pin memory menjadi tersimulasi agar konduktornya lebih aktif. 
lakukanlah pengukuran / pengecekan  menggunakan avometer .
Arahkan skala Avometer pada Ohm (skala untuk mengukur hambatan), bebas boleh pada posisi 1K, 10K, 100K…
Ambil jarum negative (-) Avometer (kabel warna hitam) lalu tempelkan pada salah satu pin/kaki memory, dan jarum positive (kabel warna merah) gesekan pada kumpulan kaki-kaki IC/chipset memory ,bila memory memiliki 8 buah IC misalnya maka gesekan jarum (+) tersebut ke kaki-kaki 8 IC tersebut.
Selesai….silahkan coba pasang memory tersebut pada slotnya di Mainboard….!

catatan :
Proses ini adalah memanfaatkan aliran arus listrik dari batere Avometer yang di alirkan ke dalam sirkuit-sirkuit IC/Chipset memory . Cara kerja proses ini adalah seperti halnya proses Clear CMOS pada Mainboard apabila Mainboard mengalami crash dan tidak mau hidup, yaitu terjadinya gangguan atau penyumbatan pada perjalanan arus listrik sehingga arus yang diperlukan untuk untuk pengaktifan suatu system tidak terpenuhi….atau seperti ilustrasi orang yang pingsan atau koma lalu kita coba bangunkan dengan cara di pancing syaraf-syarafnya untuk aktif dan sadar dengan cara di siram air, di setrum..dsb.
 
sumber: http://asenderiana.blogspot.com/2010/09/tips-merawat-ram-komputer.html

Merawat Komputer dari Dalam (software) & Luar (hardware)


Perawatan PC secara Hardware dan Software

Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.
Dari segi hardware :

1. Debu dan kotoran lain yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting).

Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral Apabila terjadi korosi pada soket-soketnya gunakan contact cleaner/degreaser cleaner untuk membersihkannya. jangan gunakan kuas untuk membersihkan soket2.

2.Sistem Pendingin.
Pada dasarnya hampir seluruh sistem pendingin yang disertakan bersama paket pembelian processor (pendingin default) sudah mencukupi kebutuhan proses pendinginan processor. Namun jika anda pengguna antusias atau sering menggunkan komputer dengan kinerja tinggi, ada baiknya untuk menambah sitem pendingin dengan yang lebih baik.

3.Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh.
Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer.

4. Kondisi Power Supply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.

5. Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai

6.Suhu ruangan.
Suhu ruangan (ambient) ideal untuk PC adalah sekitar 19o C

7.Listrik yang tidak stabil.
Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown. Selalu monitoring kondisi listrik di rumah anda, jika berada pada daerah yang sering terjadi pemadaman listrik (kebanyakan luar jawa) harap menggunakan UPS untuk mengantisipasinya.

*Gunakan Stavolt dan UPS (jika diperlukan)
* Gunakan powersupply berkualitas (pure)

Kedua dilihat dari sudut Software :

1. Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.



2. Sering menggunakan komputer untuk game-game Yang Memerlukan PerForma yang tinngi Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer



3. Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.

Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :

1. Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang….



2. Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh



3. Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor periphera cukup sekali saja setiap perawatan PC.



4. Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.



5. Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut



6. Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC



7. Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat….



8. Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game.



9. Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.



10. Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang Sepertinya sangat sulit diperoleh



11. Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul



12. Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!



13. Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)



14. Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif (tidak pernah digunakan)…



15. Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.



16. Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk



17. Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer



18. Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.



19. Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk



20. Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya…




Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.

1. Langkah-langkah membersihkan File Prefetch :

Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Prefetch – Select All (Ctrl-A) – Dell

2. Langkah-langkah membersihkan File Temporary :

Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Temp – Select All (Ctrl-A) – Dell

Setelah kedua langkah di atas jangan lupa bersihkan file2 sampah di Recycle Bin dengan cara Klik kanan Recycle Bin – Klik Empty Recycle Bin – Klik Yes…

3. Sedangkan untuk membersihkan file-file Chokies :

Anda dapat menggunakan Software CCleaner.

File-File Chokies akan muncul setiap kita koneksi ke internet… Semakin kita sering koneksi ke internet… baik itu browsing, download atau upload maka semakin banyak file-file Chokiesnya… Kalau Anda setiap hari koneksi ke internet, bersihkan file-file Chokies paling tidak sekali atau dua kali seminggu…

Tips perawatan komputer di atas kelihatannya sangat ribet dan merepotkan namun apabila kita kerjakan akan berpengaruh besar pada kinerja dan usia pemakaian komputer Anda.


sumber:http://wwwsyarifhidayat.blogspot.com/2012/03/makalah-perawatan-pc.html

Tips Perawatan Hardware PC



Tips Perawatan Hardware PC
Umumnya gangguan kerusakan hardware berasal dari :
1.      Panas berlebih (overheat) yang timbul selama kita mengoperasikan komputer. Tanpa kita sadari partikel-partikel debu yang halus akan mengotori bagian dalam komputer kita (kotak/casing CPU). Debu inilah yang biasanya mengurangi kelancaran sirkulasi udara dalam kotak CPU sehingga proses pendinginan oleh kipas-kipas pendingin menjadi kurang optimal. Sehingga PC mudah hang/crash atau terkadang re-start sendiri.
2.      Konsumsi daya kurang stabil karena kualitas “stabilizer” atau “power supply” kita kurang bagus. Ini dapat anda cek (tergantung merk/tipe motherboard yang anda gunakan) dengan menekan tombol “Del” atau “F1” atau” F2” saat anda menyalakan PC maka muncul tampilan “bios setup utility” lalu cari menu “hardware monitoring” disitu terlihat nilai voltage yang dibutuhkan setiap peripheral pada CPU anda. Voltage yang dibutuhkan adalah +3,3V, +5V, dan +12V sedangkan power supply yang bagus mampu menyediakan daya tidak kurang 10% dan tidak lebih 10% dari nilai +3,3V, +5V dan +12V. Jika voltage naik/turun terlalu cepat/drastis maka sebaiknya anda mengganti stabilizer dan power supply, bila tidak? Maka kinerja setiap periferal kurang stabil dan khususnya memperpendek umur motherboard.
3.      Pada “stop kontak” atau “jaringan kabel listrik” dirumah anda tidak memiliki kabel arde atau jaringan ground (sama seperti penangkal petir), misalnya anda terasa kesetrum bila menyentuh Casing CPU saat kondisi on maupun standby. Ini disebabkan “aliran listrik statis”. Bila jaringan listrik anda “aman” maka hal tersebut tidak terjadi karena arus AC dari “stop kontak” akan diubah oleh “power supply” menjadi arus DC dan aliran listrik statis berlebih dibuang melalui kabel arde/ground. Maka arus DC mengalir pada setiap rangkaian CPU tidak membuat kita kesetrum lagi dan yang penting peripheral CPU lebih awet.
4.      Sering mati lampu. Umumnya merusak harddisk, seperti kita ketahui harddisk memiliki kecepatan putar dengan stabil pada 5400 Rpm (Rotation per minutes) ada juga yang 7200 Rpm. Nah disaat berputar secepat itu, tiba-tiba listrik mati, otomatis berhenti mendadak apabila pas disaat head menempel pada piringan disk (plate) sebagai media penyimpanan data, nah akibatnya timbul goresan fisik yang biasa disebut bad sector. Bad sector bisa juga terjadi karena memang harddisk-nya sudah tua atau sudah waktunya diganti. Bad sector pada harddisk sendiri ada yang bisa disembuhkan ada yang tidak. Sebenarnya bad sector ada dua macam yaitu bad sector secara fisik dan bad sector elektrikal. Kalau bad sector-nya fisik (plate-nya tergores pada head-nya karena shutdown tidak benar atu mati listrik atau reset tiba-tiba), tidak bisa diperbaiki. Tetapi ada kemungkinan, harddisk tersebut masih bisa digunakan dengan "memotong" harddisk (merepartisi). Bila dirumah anda sering sekali pemadaman listrik sebaiknya gunakan UPS untuk melindungi PC anda.
Masih jarang pemilik komputer pribadi yang memiliki ruang kerja ideal, ber-AC, bebas polusi udara, dan kelembaban udara yang juga terjaga. Keterbatasan sarana dan prasarana fisik seperti ini sebenarnya dapat dikompensasi dengan perawatan komputer secara teratur. Tanpa perlu menunggu komputer kita mengalami gangguan lebih dulu, sekiranya kita memiliki cukup waktu luang minimal sebulan sekali, ada baiknya kita mulai melakukan “bersih-bersih” segala komponen yang ada dalam kotak tersebut.

Berikut adalah urutan langkah-langkah yang bisa kita lakukan :
1.      Persiapkan segala peralatan yang dibutuhkan seperti obeng, lap pembersih, dan sikat atau kuas antistatik.
2.      Pastikan komputer dalam keadaan mati (tidak dalam kondisi on atau standby).
3.      Setelah komputer dalam keadaan “dingin” (jika sebelumnya baru habis dipakai), lepaskan seluruh kabel yang menghubungkan komputer dengan catu daya, monitor, printer, speaker, mouse, dan lain-lain. Jika belum terbiasa dengan tata letak sambungan kabel, catatlah agar tidak mengalami kebingungan kelak saat memasangnya kembali.
4.      Bukalah casing (kotak) komputer.
5.      Lepaskan card-card yang tertancap di slot-slot ekspansi (sound card, VGA card, dll), kabel data IDE/SATA yang menghubungkan perangkat IDE/SATA dengan motherboard komputer, serta kabel arusnya. Jangan melepas atau memindah-mindah letak jumper atau konektor-konektor yang lain jika tidak tahu kegunaannya atau belum cukup berpengalaman. Lepaskan pula perangkat-perangkat yang menempati rak komputer (harddisk, optical drive) untuk mempermudah pembersihan.
6.      Lepaskan kipas-kipas pendingin (CPU dan/atau kartu VGA) lalu bersihkan. Bila tersedia, bersihkanlah dengan memakai udara bertekanan (kompresor) agar debu-debu yang ada dicelah-celah kisi-kisi bisa disingkirkan. Biasanya debu atau kotoran yang menumpuk di sini yang menyebabkan proses pendinginan CPU atau VGA card kurang lancar, yang akibatnya komputer cepat panas dan kerap crash (hang).
7.      Bersihkan permukaan motherboard dan casing komputer dengan sikat antistatik. Bersihkan pula jalur-jalur konektor kartu ekspansi dari kotoran atau noda yang mungkin timbul.
8.      Gantilah baterai CMOS dengan yang baru jika telah terpakai lebih dari 3 tahun.
9.      Keluarkan bola mouse dari tempatnya dan bersihkanlah dengan sabun atau deterjen, bongkar pula badan mouse dan bersihkanlah poros-poros yang bersinggungan dengan bola mouse (jika menggunakan mouse jadul). Bersihkan pula sensor-sensor inframerah agar pergerakan kursor di layar monitor kembali mulus.
10.  Untuk monitor bersihkan permukaan dan layarnya dengan kain bersih, lunak, dan lembab. Jagalah agar jangan sampai cairan apapun masuk ke dalam karena akan menyebabkan hubungan pendek/konslet.
11.  Jika merasa perlu membersihkan bagian dalam monitor, lakukanlah ekstra hati-hati dengan menggunakan kuas antistatik. Demi keamanan, kabel tegangan tinggi dishort terlebih dahulu untuk menghilangkan muatannya. Jagalah agar monitor selalu kering.
12.  Bersihkan permukaan keyboard, terutama di sela-sela tuts yang mungkin terselip remah-remah makanan (terutama jika punya kebiasaan buruk menjalankan komputer sambil makan).
13.  Pasang kembali seluruh komponen dan kabel yang telah terbongkar ke tempat semula. Jika memungkinkan, sebaiknya perangkat-perangkat IDE/SATA (harddisk, optical drive) dipasang pada kabel data IDE/SATA yang berbeda agar akses ke masing-masing perangkat IDE/SATA berjalan tanpa hambatan.
14.  Nyalakan komputer dan pastikan bahwa komputer tetap berjalan secara normal. Jika ada kesalahan, segera matikan komputer dan periksalah apakah semua komponen dan kabel telah terhubung sebagaimana mestinya.
15.  Pastikan bahwa konfigurasi sistem tidak berubah. Periksalah Device Manager pada System Properties untuk memastikan tidak terjadinya konflik hardware atau dengan software lain seperti misalnya Tune Up Utilities.
16.  Secara berkala bersihkanlah optical drive dengan cleaner yang sesuai untuk menjamin pembacaan data dari CD/DVD/BluRay Disc tetap akurat dan tidak pernah mengalami gangguan.

sumber:http://wwwsyarifhidayat.blogspot.com/2012/03/makalah-perawatan-pc.html